Showing posts with label NONFICTION - economy. Show all posts
Showing posts with label NONFICTION - economy. Show all posts

PEMOGOKAN BURUH: SEBUAH KAJIAN SEJARAH, Bambang Sulistyo

Judul/Title: Pemogokan Buruh: Sebuah Kajian Sejarah
Penulis/Author: Bambang Sulistyo
Penerbit/Publisher: Tiara Wacana Yogya
Edisi/Edition: I, 1995
Halaman/Pages: 202
Dimensi/Dimension: 14.5 x 21 x 1cm
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp.
Call No.: 331.8/Sul/p/C.1
Status: Ada/Available

***
Pembangunan di bidang ekonomi hanya dapat dilakukan melalui industrialisasi. Seiring dengan proses industrialisasi yang semakin maju, persoalan-persoalan hubungan industrial menjadi semakin serius untuk ditangani. Penyelesaian persoalan hubungan industrial menjadi semakin serius untuk ditangani. Penyelesaian persoalan hubungan industrial yang tidak tuntas dapat berkembang menjadi kekacauan, gangguan keamanan maupun pemberontakan. Persoalan hubungan industrial di Indonesia sesungguhnya bukan merupakan sesuatu hal yang baru. Ia telah ada sejak abad ke-19 ketika Pemerintah Kolonial Belanda menerapkan kebijakan ekonomi Liberal. Pada awal abad ke-20 persoalan hubungan industri sudah sedemikian kompleks dan bahkan jauh lebih maju dari segi sarana maupun pemecahan-pemecahannya dibanding abad ke-20 ini. Kalau di akhir abad ke-20 ini hanya ada satu serikat pekerja yakni SPSI, di awal abad ke-20 tepatnya tahun 1920 ada 44 serikat pekerja bumiputra.

Buku berperspektif sejarah ini tidak hanya memberikan wawasan tentang persoalan hubungan industrial di awal abad ke-20, tetapi juga sarat dengan trik-trik politik para pemimpin bangsa dalam membela rakyat dari eksploitasi Pemerintah kolonial.


PINJAM BUKU INI/RENT THIS BOOK

GLOBALISME: BANGKITNYA IDEOLOGI PASAR, Manfred B. Steger

Judul/Title: Globalisme: Bangkitnya Ideologi Pasar
Penulis/Author: Manfred B. Steger
Penerbit/Publisher: Lafadl
Edisi/Edition: II,2006
Halaman/Pages: 282
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 1.5cm
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 47.500
Call No.: 337/Ste/g/C.1
Status: Ada/Available

***
Istilah globalisasi sering diartikan sebagai penyusutan ruang dan waktu. Ia juga dinilai telah membuat segelintir orang menjadi sangat kaya raya, sekaligus menjerumuskan lebih banyak orang lagi ke jurang kemiskinan dan kesengsaraan yang memilukan. Pemahaman publik mengenai dinamika sebuah perubahan besar yang disebut dengan globalisasi ini cenderung berkiblat pada kekuatan-kekuatan sosial dalam ideologi globalisme. Kaum globalis atau pendukung globalisme secara terus-menerus memelintir realitas sosial demi meligitimasi dan mengokohkan berbagai kepentingan kekuasaan mereka. Hal ini dilakukan dengan menyodorkan agenda pembicaraan dan berbagai pernyataan kepada publik yang meligitimasi bangunan globalisasi tersebut.

Titik tekan buku ini adalah pada dimensi gagasan dan normatif dari globalisasi itu sendiri. Ini menjadi penting sebab kebanyakan buku mengenai globalisasi cenderung berkonsentrasi pada aspek ekonominya atau sekadar menjelaskan dampak dari salah satu aspek globalisasi, misalnya dampak perdagangan bebas dan lain-lain. Sebenarnya yang tidak kalah pentingnya adalah mengeksplorasi peranan ide-ide dalam proses tersebut. Sebab globalisasi juga merupakan praktik ideologis dan linguistik. Globalisasi juga merupakan kisah bujuk rayu politik neolibageral. Karena itu, analisis buku ini menggunakan pendekatan analisis wacana yang secara kritis mengamati narasi neoliberal tentang globalisasi. Dengan demikian, dengan membaca dinamika ideologis globalisme tersebut kita bisa melacak bagaimana strategi diskursif kekuatan-kekuatan neoliberal untuk mengkonstruksi realitas.